Rabu, 26 Juni 2013 - 18:56:09 WIB
HMPJ dan FPPJ Dukung Proses Tahapan Pilkada Kab. Jayawijaya
Diposting oleh : harianpagipapua
Kategori: Daerah & Politik - Dibaca: 156 kali

JAYAPURA-pengumuman hasil verifikasi bakal calon bupati dan wakil bupati kabupaten Jayawijaya oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jayawijaya yang menetapkan dua bakal calon disambut positif oleh dua organisasi yaitu Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) dan Fron Peduli Pembangunan Jayawijaya (FPPJ).
Ketua Umum HMPJ Mius Asso, Natah Kogoya mengharapkan kepada semua pelajar dan mahasiswa Jayawijaya agar tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum tertentu yang ingin mengacaukan proses tahapan Pemilukada Jayawijaya.
“Semua pelajar serta mahasiswa yang ada di kota Jayapura, Wamena dan di daerah-daerah lain supaya jangan mudah terprofokasi oleh oknum-oknum tertentu terkait hasil penetapan calon bupati dan wakil bupati Jayawijaya, mari kita bersama-sama mendukung proses Pemilukada ini dengan baik,”ujarnya dalam jumpa pers di Prima Garden Jayapura, Sabtu (22/6/2013).
Kepada bakal calon yang tidak lolos, Mius Asso meminta agar dapat menerima dengan hati dan kepala dingin, serta dapat mendukung KPU supaya dapat menjalankan tahapan Pemilikada dengan baik. “Atas nama mahasiswa dan pelajar Jayawijaya, saya menyampaikan apresiasi buat KPU yang telah melaksanakan tugas dengan baik,  hingga pada proses pengumuman hasil verifikasi, dan harapan kami semoga KPU dapat menjalankan sisa tugas lainnya hingga selesai dengan baik,”ujarnya.
“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada bupati Jhon Wetipo dan Wakil Bupati Jhon R. Banua, atas diresmikannya pembangunan Wamena Mall, semoga dengan diresmikannya Wamena Mall ini dapat membantu perkembangan perekonomian di Wamena,”tuturnya.
Ditempat yang sama Ketua Umum FPPJ Jhon Matuan mengungkapkan hal senada dengan HMPJ. Jhon Matuan mengungkapkan, pihaknya mengutuk segala aksi yang mengatas namakan mahasiswa dan pelajar jayawijaya, kemudian melakukan aksi-aksi demo di Jayapura terkait perkembangan kabupaten Jayawijaya, karena hal tersebut dapat menimbulkan perpecahan di kubu pelajar dan mahasiswa Jayawijaya yang ada di kota Jayapura.
Terkait hasil verifikasi, menurut Jhon Matuan, KPU telah bekerja sesuai aturan, sehingga bagi yang tidak lolos harus dapat menerima, serta mengoreksi apa yang menjadi kekurangan.
“Kalau pun ada kesalahan yang dilakukan oleh KPU dalam menetapkan calon yang lolos dan yang tidak lolos, maka sesuai aturan calon yang tidak lolos dapat mengajukan banding melalui PTUN, dan hal itu telah disampaikan oleh pihak KPU Jayawijaya kepada calon-calon yang tidak lolos,”jelasnya.
“Harapan kami kepada para calon yang tidak lolos dan kepada tim-tim sukses agar dapat menyampaikan hal ini dengan baik kepada masyarakat pendukung supaya tidak terjadi kesalah pahaman serta tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Saya juga meminta kepada pihak KPU Jayawijaya supaya tetap bekerja sesuai aturan yang berlaku,”sambungnya.
Sekertaris FPPJ Ujums Jikwa menambahkan, pihaknya mengapresiasi kepada semua calon yang telah mendaftarkan diri untuk ikut dalam Pilkada Kabupaten Jayawijaya. “Delapan pasangan ini jumlah yang banyak, ini berarti Jayawijaya punya banyak calon pemimpin, mereka semua adalah putra-putra terbaik Jayawijaya. Kami yakin semua punya maksud atau tujuan yang baik untuk membangun Jayawijaya kedepan, namun ada aturan yang harus di ikuti dalam proses Pilkada ini, maka apabila ada yang tidak sesuai dengan aturan, itulah yang membatasi bakal calon untuk lanjut pada tahapan berikutnya,”ungkapnya.
Bendahara FPPJ Moin Wetapo menambahkan, ketika proses Pemilukada ini mulai berlangsung, keamanan menjadi hal yang utama dalam menjamin suksesnya proses Pilkada. Oleh sebab itu pihaknya berharap aparat keamanan dalam hal ini Polres Jayawijaya dapat berperan aktif dalam menjamin keamanan. (lmn/hpp)



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)